Entri Populer

Rabu, 25 Maret 2015

Ayah, Ijinkan aku bahagiakanmu dengan cara yang paling sempurna

Tubuhnya yang dulu kekar kini telah menua
Jemarinya yang dulu selalu menopangku kini telah renta
Tapi semangatnya masih sama seperti saat pertama kalinya ku dengar lantunan dua kalimat syahadat yang menyempurnakan iman islamku
Tawanya masih sama seperti saat pertama kali beliau tersenyum saat melihat kehadiranku di alam fana ini
Kasih sayangnya terus bertambah setiap detik yang berlalu
Nasihatnya selalu sama, pengkhawatirannya tak pernah henti
Pelukannya masih sehangat dulu saat ku masih dalam ayunannya
Entah apa yang menguatkannya selama ini
Senyumku kah? Kebahagiaanku kah? Kemanjaanku kah?
Entahlah. . .
Yang aku rasakan dan aku sadari aku belum cukup untuk membahagiakan beliau
Aku belum cukup berbakti terhadap beliau dengan segala kemanjaan yang selalu menyerangku
Aaahhh Ayah. . .
Rasanya aku ingin terus mendekapmu lebih lama lagi
Maaf untuk setiap detik yang bergulir
Mungkin aku belum cukup berbakti untuk menjadi anak yang sholihah
Tapi anakmu selalu berusaha untuk men-sholihah-kan diri ini
Maaf untuk segala kemanjaanku hingga sebesar ini
Aku masih terus saja menjadi putri bungsu kesayanganmu dengan segala kemanjaanku
Dan hingga saat ini pun kau selalu berusaha untuk memanjakanku dengan segala hembusan nafas yang kau punya
Ayah. . .
Kau satu – satunya lelaki yang akan terus ku rapalkan namanya dalam setiap percakapanku dengan Tuhan
Kau satu – satunya lelaki yang tulus membahagiakanku dengan segala kemampuan yang kau punya
Ayah. .
Mungkin kau tak sama seperti ayah – ayah yang lain yang selalu mengumbar ungkapan “ayah sayang kamu nak”
Tapi dengan segala sikapnya aku merasakan tak ada kasih sayang yang setulus beliau
Rasanya jutaan kebaikan tak cukup untuk membayar segala ketulusannya
Tuhan, pintaku jaga malaikatku selayaknya beliau yang selalu menjagaku dengan segala do’anya
Tuhan, bahagaiakan beliau selayaknya beliau yang selalu berusaha untuk bahagiakanku
Ayah. .
Ijinkan aku bahagiakanmu dengan cara yang paling sempurna

Putri bungsumu yang ingin terus bahagiakanmu dengan cara yang paling sempurna
Rabu, 25 Maret 2015 Pukul 15.43 wib


Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.