Apa
kesalahan yang kaka perbuat begitu fatal ??
Hingga
kamu enggan untuk mema’afkan kaka ??
Sebulan
menahan rindu, menahan kangen tapi tidak tau harus berbuat seperti apa (lagi)
Kita
pernah begitu dekat bahkan sangat dekat lebih dari sekedar sahabat
Menangis,
tertawa, selisih faham, perdebatan, saling memiliki, saling menyayangi, saling
merindukan pernah kita lewati bersama
Kita
pernah berada pada fase ini sebelumnya, selisih faham karena adanya kecemburuan
sosial tapi itu dulu dan tidak butuh waktu lama untuk kita bersama lagi, tidak
seperti sekarang.
Mungkin
kamu benar – benar ingin kaka pergi dari hidupmu dan tidak lagi mengganggumu
Jika
itu memang yang kamu pinta, kaka akan pergi
Kesayangannya
kaka. . .
Masih
kamu simpan barang itu ?? memang tak seberapa dan tak bernilai seperti
pemberian sahabat – sahabatmu yang lain,
Sewaktu
– waktu saat rasa rindu itu datang menghantuimu, kamu tau kan harus kamu apakan
dengan barang itu ?? terdengar klise mungkin, tapi mungkin bisa mengobati
sedikit kerinduanmu. Iyaa itu pun kalau kamu merindukan kaka. Kalau pun tidak,
tak apa.
Seberapa
benci pun kamu sama kaka sekarang, tak pernah sedikitpun kaka membencimu.
Kamu
tetap jadi ‘mbemm nya kaka yang terbaik, tetap jadi kesayangannya kaka selama
Allah masih mengizinkan.
Akan
selalu ada nama ade dalam setiap do’a
kaka
Semoga
akan ada sahabat yang lebih baik dan lebih mengerti kamu, tidak seperti kaka
Baik
– baik yah, jaga kesehatan kamu jangan terlalu cape, apa lagi kalau sampai
sakit.
Salam
buat Pak Sam, semoga lekas sembuh dan sehat kembali.
Salam
buat Ibu Dar, tetap kuat buat nemenin pak Sam.
Peluk cium dari kaka




Tidak ada komentar :
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.